Menilik Borobudur dengan Cara Tak Biasa

Semua orang tahu dan bahkan pernah berkunjung ke Candi Borobudur, tapi tidak semua mengerti cara terbaik untuk menikmatinya

Yak, cagar budaya yang terletak di Magelang ini memang termasyhur. Setiap tahunnya, ratusan ribu wisatawan baik itu domestik maupun mancanegara memadati komplek candi yang digadang-gadang sebagai candi Budha terbesar di dunia. Saking terkenalnya, banyak yang menjadikan candi ini sebagai destinasi utama ketika berkunjung ke daerah Jawa Tengah maupun Yogyakarta. Study tour ke Borobudur. Outing kantor ke Borobudur. Libur lebaran? Borobudur. Sehingga banyak bermunculan candaan sarkas seperti, “Lu ke Jawa Tengah kemana aja? Borobudur lagi? Ga bosen apa ke candi mulu?”

EITS! Jangan salah. Justru itu. Kemegahannya memang menjadi daya tarik tersendiri, tapi apakah kamu tahu cara terbaik untuk liburan maha asik disini? Biar kamu ga bilang “Yah candi lagi candi lagi masa”.

Penasaran? Check this out!

Pertama, datanglah pada pagi hari. Percayalah, kalau kamu baru sampai di komplek candi diatas pukul 10 pagi, niscaya kamu akan ditimpa terik matahari berlebih. Tidak ada shelter diatas sana. Kebayang kan naik candi sampai puncak, antre dengan banyak orang, ditambah kepanasan? Duile, jangan deh! Mending datang pagi-pagi ketika belum terlalu banyak wisatawan. Tidak perlu rebutan spot foto, tidak berdesak-desakan, serta tidak gosong! Hehehe. Oiya, kalau punya dana lebih, kamu juga bisa lho berburu pemandangan matahari terbit disini! Masuknya bukan lewat loket tiket biasa, tapi lewat salah satu hotel yang ada di komplek candi dengan membayar sekitar 300-400 ribuan. Cukup mahal, tapi siapa yang bisa melewatkan sensasi menikmati matahari terbit diantara stupa-stupa fenomenal itu?

Kedua, selesai menjelajah masa lalu lewat relief-relief candi, jangan terburu-buru untuk langsung keluar gerbang. Ngadem dulu di sekitaran taman yang banyak ditumbuhi pohon tinggi nan rindang itu! Kamu bebas guling-guling, kayang, dan geleperan disana. Bikin foto dan video ala-ala juga silakan! Atau, sekedar duduk bersama yang terkasih sambil merencanakan masa depan. Angin sepoi-sepoi serta pemandangan ijo yang menyejukkan mata itu akan membantumu memikirkan rancangan terbaik!

Nah, setelah itu, kamu lampiaskanlah hasrat belanja di pusat oleh-oleh yang ada di komplek candi. Biasanya kan kita males ya belanja di lokasi wisata karena seringkali mahal, tapi itu ga berlaku buat Borobudur. Boleh percaya boleh engga, harga barang disini lebih murah daripada tempat belanja lain di kota seperti Malioboro lho! Padahal barangnya ya sama aja. Daripada ngeluarin uang lebih di tempat lain, mending sekalian belanja disini. Misalnya nih, gelang. Di Malioboro, gelang-gelang lucu itu dijual dengan harga 10.000,- per tiga item. Di Borobudur? Cuma 1.000,- per itemnya, cuy! Borong dah tuh borong. Lumayan buat oleh-oleh orang kantor kan, dikasih gelang sebiji aja udah seneng~

Terakhir, mumpung di sekitaran Borobudur, tidak ada salahnya untuk mengunjungi desa-desa yang ada di sekitar sana. Apalagi sekarang banyak dibangun Balkondes (Balai Ekonomi Desa) yang berfungsi sebagai ‘etalase’ bagi suatu desa untuk mengenalkan produk-produk UMKMnya serta potensi pariwisata yang ada. Kamu bisa membeli makanan-makanan khas olahan mereka sambil menikmati pemandangan asri yang bikin enggan untuk beranjak. Makin seru lagi kalau kamu mengunjungi desa-desa tersebut dengan mengendarai mobil antic VW! Kamu bisa keliling selama 2-3 jam dengan harga mulai dari 450.000,-

Nah, kira-kira segitu dulu tuh tips kece buat kamu yang berencana liburan ke Borobudur. Kalau kamu punya strategi lain yang lebih jitu, coba tulis di kolom komentar ya! Biar semua bisa baca dan merasakan liburan yang beda pula. Oke? Cheers!

 

foto dari http://borobudurpark.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>